Atas undangan Direktur Museum Sląskie di kota Katowice, Mr. Leszek Jodlinski, KBRI Warsawa berkesempatan mengikuti acara “Theatre of Many Cultures” yang terselenggara pada tanggal 21 Agustus 2010. Museum Sląskie menyelenggarakan pentas teater dari berbagai negara selama musim panas tahun 2010 mulai dari bulan Juni s/d September 2010, antara lain dari Jepang, Afrika, Romania, Bulgaria dan Indonesia. Acara tersebut bertema “Theatre of Many Cultures”.
Kelompok seniman T-Ta asal Universitas Paramadina setelah mengikuti “10th World Folk Review Integration 2010” di kota Poznan beberapa waktu yang lalu, kini kembali tampil untuk mempromosikan budaya Indonesia di Warsawa dan sekitarnya pada “6th Warsfolk International Folk Festival 2010” .
Penyelenggaraan “7th Praga Meetings with Culture-KULmixTURA” di Ulica Ząbkowska, Warsawa berlangsung pada tanggal 5 September 2010 dimulai pada pukul 12.00 s/d 22.00, dengan menampilkan berbagai macam budaya dan makanan tradisional dari negara para peserta.
Kegiatan tersebut diikuti dari berbagai negara di Asia, Afrika, Amerika Latin dan negara pecahan Uni Sovyet seperti Ukraina dan Georgia. Panitia penyelenggara mengelompokan negara-negara peserta di halaman rumah sepanjang jalan Ząbkowska dan Breska menjadi kampung-kampung yang terkait budaya Asia seperti Indonesia, Vietnam, China, Korea, Jepang. Kemudian ada kampung Afrika, kampung Latin, kampung Arab, kampung Balkan, kampung Persia, kampung Cyprus, kampung Bollywood, kampung Yahudi, kampung Georgia, kampung Brasil.
Tim kesenian T-Ta Universitas Paramadina Jakarta yang berjumlah 30 orang berada di Polandia dalam rangka memenuhi undangan panitia “10th World Folk Review Integration 2010” yang berlangsung mulai tanggal 9 s/d 16 Agusutus 2010 di kota Poznan.
Festival 10th World Folk Review Integration 2010” diikuti beberapa negara seperti Indonesia, Belarus, Bulgaria, Kenya, Ukraina dan Polandia sebagai tuan rumah penyelenggara kegiatan tersebut.
Kruszyniany adalah sebuah kota kecil di Provisinsi Podlaskie, tempat berlangsungnya „Festiwal Kultury i Tradycji Tatarów Polskich” atau Festival Budaya dan Tradisi Tartar Polandia pada tanggal 7 Agustus 2010. Negara-negara yang turut berpartisipasi dalam acara „Festiwal Kultury i Tradycji Tatarów Polskich” adalah Indonesia, Rusia, Belarus, Lituania, Kazakhstan, Azerbaijan, Turki, dan Mongolia.
Bruce Emond, The Jakarta Post | Sat, 07/31/2010 10:21 AM | Feature
Crowds of people, young and old, both locals and those who had traveled from afar, sought the best vantage point to watch the 14th International Street and Open-Air Theatres Festival in Gdansk, Poland.
“Festiwal Kultur Sredniowiecza Mazuria” atau Festival Budaya Abad Pertengahan telah dilaksanakan sejak tahun 2008. Kegiatan “Festiwal Kultur Sredniowiecza Mazuria 2010” telah berlangsung pada 30 Juli s/d 1 Agustus 2010 di Zamek Ryn yang dibangun pada tahun 1337 oleh Ksatria Teutonik. Pentas Budaya Indonesia tampil di Zamek atau Istana Ryn.
By Desy Nurhayati, The Jakarta Post, Denpasar | Sun, 06/13/2010 10:33 AM | Headlines
A street parade featuring cultural performances from all of Bali’s regencies and several Indonesian provinces marked the beginning of the Bali Art Festival on Saturday.
Para seniman dari Teater Studio Indonesia (TSI) yang berasal dari Serang, Banten telah berhasil memukau para penonton dalam acara “14th International Street & Open Air Theaters Festival FETA”, yang berlangsung di Gdańsk, Utara Polandia, 15 s/d 18 Juli 2010. Festival diikuti dari beberapa negara, seperti Indonesia, Jerman, Belgia, Spanyol, Swedia, Norwegia, Rusia, Polandia, Belanda, Denmark.
The 3rd Multicultural Lublin 2010 telah berlangsung sejak tanggal 26 s/d 30 Mei 2010 di kota Lublin, ibukota Provinsi Lubelskie, Polandia Timur. Kegiatan Festival Multicultural tersebut antara lain presentasi film, pertunjukan seni dan budaya, pameran foto.
Pada tanggal 15 Mei 2010 seluruh museum di kota Warsawa dibuka khusus untuk pengunjung sampai pukul 03.00 pagi keesokan harinya. Museum-museum tersebut sepanjang malam mengadakan kegiatan seperti pameran, pertunjukan, presentasi, tontonan, dan kegiatan lainnya.
Perayaan Malam Indonesia atau dalam bahasa Polandia disebut “Wieczór Indonezyjski” diselenggarakan berkat kerjasama KBRI Warsawa dengan Jurusan Sastra Indonesia dan Melayu pada Institut Linguistik, dan Jurusan Musikologi di Universitas Adam Mickiewicz, Poznań.
Penyelenggaraan Malam Indonesia pada tanggal 8 Mei 2010 telah berlangsung dengan lancar berkat kerjasama antara KBRI Warsawa dan Centrum Kultury di daerah Izabelin, sekitar 28 km dari kota Warsawa.
Warsaw Gamelan Group beranggotakan kurang lebih 15 orang, yang berasal dari para mantan penerima beasiswa program Darmasiswa. Kelompok gamelan ini didirikan pada tahun 2004, ujar Dawid Martin, yang kini menjadi Ketua dari Warsaw Gamelan Group.
Jumat malam (7/5) yang lalu, Warsaw Gamelan Group tampil pada acara pembukaan “The 3rd Festival Dekonsumpcja”. Pentas berlangsung di halaman luar Gedung “Club Plan B” yang berlokasi di Plac Zbawieciela, Warsawa.
Penyelenggaraan “The Mandagon Adventure Festival Asia and Ocenia between sunrise and sunset” telah berlangsung di Centrum Lowicka, Warsawa dari 23 s/d 25 April 2010. Dalam kesempatan ini KBRI Warsawa turut ambil bagian dalam festival ini pada tanggal 23 April 2010.
Perayaan Hari Indonesia yang diselenggarakan atas kerjasama antara KBRI Warsawa dengan Art Kindergarten “Dorotka” berlangsung di Olsztynski Teatr Lalek, di kota Olsztyn (250 km utara dari Warsawa), pada tanggal 12 April 2010. Acara dihadiri oleh sekitar 100 orang yang terdiri dari para murid Taman Kanak Kanak beserta orang tua mereka.
Potensi ekonomi dan keragaman budaya Indonesia dipamerkan pada acara Indonesian Days di Białystok, timur laut Polandia. Acara itu menarik perhatian pengunjung.
KBRI Warsawa Any Muryani, pelaksana fungsi Pensosbud, mengatakan, pameran budaya Indonesia tersebut berhasil mengukuhkan persaudaraan sesama umat Islam Indonesia dan Polandia, khususnya terhadap Muslim dari etnis Tartar yang berpusat di Białystok.
Perayaan “Indonesian Day”, diselenggarakan berkat kerjasama KBRI Warsawa dengan Jurusan Middle and Far East Studies pada Fakultas Internasional dan Studi Politik, Universitas Jagiellonian yang berlangsung sehari penuh 5 Maret 2010 di kota Kraków dan diikuti oleh para mahasiswa dan pengajar peminat budaya Indonesia berhasil sukses.
Duta Besar RI Warsawa Hazairin Pohan di Gdansk pekan lalu (15/2) menyatakan tahapan krusial dari suatu negara demokrasi baru adalah menerjemahkan ‘democratic dividends’ ke dalam arti peningkatan kesejahteraan dan selanjutnya menjaga keberlanjutan (sustainability) sistem demokrasi melalui modernitas.
Duta Besar RI Warsawa 18 Februari 2010 dalam ceramah tentang Indonesia di depan para siswa SMA St. Staszic Senior High School di Płonsk menyatakan keberhasilan pembangunan demokrasi dan ekonomi di Indonesia adalah menjadi harapan dunia. Dubes RI Warsawa berada di Płonsk atas undangan Direktur SMA Andrzej Stołpa dan Walikota Płonsk.
Dalam rangka memperkenalkan budaya Indonesia di Toruń, KBRI Warsawa bekerjasama dengan Jurusan Etnologi Universitas Nicolaus Copernicus, Polish Red Cross dan Museum Etnografi Toruń serta Warsaw Gamelan Group (karawitan) pada tanggal 15-16 Januari 2010 menyelenggarakan acara ”Indonesian Carnival” berupa pertunjukan wayang kulit, tarian Jawa dan Bali, pameran lukisan Bali, workshop berbagai tarian tradisional Indonesia, dan pemutaran film nasional.
Seni wayang kulit sukses dalam pertunjukan utama mengawali Festival ke-5 “Lubelskie Betlejem” (Betlehem di Lublin) yang diselenggarakan oleh Teater Andersena di Lublin Sabtu (19/12) yang lalu.
Pulau Jawa sekarang berada di Warsawa, dan Anda akan menyaksikan workshop “Wayang Kulit”, demikian Direktur Museum Asia Pasifik Andrzej “Nusantara” Wawrzyniak menyampaikan kepada wartawan Polska The Times, Malgorzata Mrozek, seperti dilaporkan wartawati itu pada awal Nopember yang lalu.
31 Oct 2009
Laporan Wartawan Jurnal Nasional Aliyudin Sofyan
Pagi itu, Kamis 8 Oktober 2009, di awal musim dingin yang datang terlalu cepat, jam baru menunjukkan pukul setengah sembilan pagi. Jalanan pun masih sepi dari lalu lalang orang. Sebab, sebagian besar penduduk kota Warsawa, Polandia, masih betah duduk berlama-lama di ruang makan sambil menyantap sarapan pagi seperti cornflakes atau roti berlapis butter dan salad.
Pameran Lukisan Batik (Batik Paintings) yang akan berlangsung hingga15 Januari 2010 di Słupsk diresmikan oleh Walikota Maciej Kobylinski 7 November 2009 yang lalu di Muzeum Pomorza Sródkowego di Istana Ksiązat Pomorskisch (Istana Putra Pomerania).
Walikota Torun Michal Zaleski dalam pertemuannya dengan Dubes RI Warsawa Hazairin Pohan menyatakan minat untuk menjalin kerjasama di bidang pendidikan dan budaya dengan Indonesia.
Ribuan masyarakat Katolik Polandia di Gdansk menyelenggarakan doa bagi para korban gempa bumi di Sumatra Barat dalam suatu acara yang dikemas dalam acara budaya Indonesia bertajuk ”Misa Flores” di gereja Trinitas di Gdansk, pada akhir pekan lalu. Demikian penjelasan juru-bicara KBRI Warsawa pada hari Rabu (28/10).
Duta Besar RI Warsawa Hazairin Pohan menyatakan sebagai negara terbesar di masing-masing kawasannya hubungan dan kerjasama Indonesia dan Polandia secara substantive telah menjelma ke dalam hubungan kemitraan. Pernyataan itu disampaikan Dubes pada saat menyampaikan kuliah berjudul “Indonesian–Polish Relations and the Role of Indonesia in South-East Asia and the Pacific”, Kamis (22/10) di hadapan para dosen dan mahasiswa jurusan Bahasa Indonesia University of Adam Mickiewicz di Poznan.
Duta Besar RI Warsawa Hazairin Pohan melukiskan potensi Indonesia sebagai “Jamrud dari Timur” adalah mitra strategis yang tepat bagi Polandia untuk peningkatan kerjasama ekonomi bilateral.
"Poznaj smaki Indonezji" - pod takim hasłem przez dwa tygodnie września w warszawskim hotelu Hyatt mozna było skosztować indonezyjskich specjałów, przygotowanych przez szefów kuchni hotelu Hyatt Regency Bandung.
Indonesian Food Festival bertajuk “Taste Indonesia” yang dibuka resmi Senin malam (14/9) di Hyatt Regency Hotel Warsawa telah mengukuhkan pengakuan publik atas keberadaan makanan Indonesia di antara beragam makanan yang sudah lebih dahulu dikenal, seperti Jepang, China, Korea, Vietnam dan Thailand.
Kelompok Liga Tari Krida Budaya dari Universitas Indonesia yang telah mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali perak pada The 41st International Festival of Highland Folklore” yang berlangsung di Zakopane, selatan Polandia kembali tampil mempromosikan budaya dan wisata Indonesia di Zory, Krakow, CIeszyn, Chorzow, Katowice, Laziska dalam berbagai penampilan yang berlangsung sampai 6 September 2009.
Kelompok Liga Tari Krida Budaya dari Universitas Indonesia kembali mengharumkan nama Indonesia di luar negeri dengan meraih perak pada "The 41st International Festival of Highland Folklore” yang berlangsung di Zakopane, selatan Polandia, 21 hingga 28 Agustus 2009.
Tim Kesenian UI yang beranggotakan 22 orang yang mewakili Indonesia tersebut dengan gigih menunjukkan kebolehannya bersaing dengan kelompok seni dari Nepal, Bulgaria, Rumania, Italia, Serbia, Norwegia, Slovakia, Spanyol, Macedonia, Hongaria, Turki, Perancis, Georgia, dan Polandia. Tim kesenian dari seluruh negara berpartisipasi dalam konser, parade maupun penampilan yang dinilai oleh tim juri.
Tim Kesenian Institut Teknologi Bandung (ITB) yang berpartisipasi sebagai tamu khusus dalam penyelenggaraan 18th International Folklore Festival di Strzegom, baratdaya Polandia, 12-16 Agustus 2009 berkali-kali mendapat standing ovation dari ribuan penonton yang memenuhi Stadion Sport Center di mana pertunjukan tahunan itu mengambil tempat.
Secara keseluruhan, penampilan sebanyak 5 kali tim kesenian Indonesia yang diwakili oleh SMP Islam Al-Azhar Jakarta dalam Festival International Folklore yang berlangsung di kota Lublin mulai dari tanggal 11 s/d 16 Juli 2009 mempesona public dan wisatawan mancanegara.