Perayaan “Indonesian Day”, diselenggarakan berkat kerjasama KBRI Warsawa dengan Jurusan Middle and Far East Studies pada Fakultas Internasional dan Studi Politik, Universitas Jagiellonian yang berlangsung sehari penuh 5 Maret 2010 di kota Kraków dan diikuti oleh para mahasiswa dan pengajar peminat budaya Indonesia berhasil sukses.
Acara Indonesian Day diisi dengan presentasi singkat mengenai Indonesia pada masa Presiden Sukarno tahun 1945-1965 oleh Magister Tobiasz Targosz, salah seorang mahasiswa yang sedang mengambil program Doktoral. Kemudian presentasi mengenai program Darmasiswa dan pengalaman mahasiswa dari Universitas Jagiellonian, yakni Dominika Milewska yang mengikuti program beasiswa Darmasiswa di Universitas Udayana Bali.
Piotr Kowalski dalam acara Indonesian Day juga menceritakan pengalamannya selama di Indonesia, dan mempresentasikan mengenai makanan khas Indonesia dalam slide show foto perjalanannya di Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Bali. Presentasi mengenai Spa Indonesia dibawakan oleh Aleksandra Czyz dan Magdalena Strzodka. Semula para mahasiswa ini ingin menghadirkan para pekerja Spa Indonesia di Kraków, namun mereka berhalangan hadir.
Yang menarik perhatian para mahasiswa adalah ketika Dominika dan Piotr menceritakan kehidupan di Indonesia, menurut mereka mall lebih bagus di Indonesia, dan Bali tempat liburan yang menyenangkan.
KBRI Warsawa memberikan suguhan berupa atraksi gamelan yang dimainkan oleh Warsaw Gamelan Group, yang sebelumnya dijelaskan oleh Dawid Martin, Staf KBRI Warsawa, mengenai gamelan dan 2 buah tarian yang dibawakan oleh Maria Szysmanska, yakni tari Gambyong dan Yapong.
Setelah penampilan gamelan dan tarian, acara dilanjutkan dengan mencicipi makanan khas Indonesia seperti sate ayam, nasi goreng dan rendang yang dipersiapkan sendiri oleh para mahasiswa.
Sebagai pelengkap acara Indonesian Day, pada pukul 16.00 sore dilakukan pemutaran film Indonesia yang berjudul Laskar Pelangi dan Kala.
Fakultas Internasional dan Studi Politik Universitas Jagiellonian selama ini aktif mengadakan berbagai kegiatan seperti Japanese Day, Arabic Day, Chinese Day, dan kali ini adalah Indonesian Day.
Melalui penyelenggaraan Indonesian Day, panitia mengharapkan pengenalan dan pemahaman terhadap Indonesia dengan berbagai potensi budaya, ekonomi dan alam kian meningkat. Pihak universitas mengharapkan, pada masa-masa mendatang lebih banyak mahasiswa Universitas Jagiellonian berpartisipasi dalam program Darmasiswa dari Pemerintah RI. (KBRI Warsawa)